Andre Onana saat Crystal Palace vs Manchester United dalam matchday 5 Liga Inggris 2024/25 di Stadion Selhurst Park, Sabtu (21/9) malam WIB. Foto: Action Images via Reuters/Peter Cziborra
Jakarta – Untuk mencegah kiper menghabiskan terlalu banyak waktu di lapangan, aturan baru sepak bola akan diterapkan. Dalam situasi di mana laga masih berjalan, kiper sekarang memiliki batas waktu maksimal untuk memegang bola. Ini akan segera diterapkan.
Sabtu (1/3), Dewan Asosiasi Sepak Bola Dunia (IFAB) dan FIFA berkumpul di Irlandia Utara. Aturan baru yang melarang kiper memegang bola lebih dari 8 detik dibahas sekaligus dan disetujui dalam jadwal tersebut.
Akan ada hukuman jika para kiper melewati batas waktu maksimal tersebut. Dengan kata lain, tim lawan berhak mendapat sepak pojok. Selain itu, wasit akan memperingatkan kiper dengan hitungan mundur lima detik sebelum hukuman dijatuhkan.
Aturan baru ini telah diuji dalam lebih dari 400 pertandingan di tiga kompetisi, salah satunya di Premier League 2, kompetisi untuk tim U-21 Liga Inggris, menurut pernyataan BBC. Aturan ini berfungsi dengan baik selama uji coba, kata Mattias Grafstrom, Sekretaris Jenderal FIFA.
“Kami sudah menjalankan uji coba, dan uji coba tersebut berjalan dengan baik. Juga untuk para wasit, mereka [bahkan] tak banyak berikan aba-aba untuk sepak pojok [ketika ada pelanggaran],” ujar Mattias dikutip dari BBC.
Menurut aturan saat ini, kiper hanya boleh memegang bola selama enam detik. Jika itu dilanggar, tim lawan akan memiliki tendangan bebas tidak langsung. Namun, ada asumsi bahwa aturan ini jarang diterapkan, sehingga perlu diubah.
Harapan FIFA dan IFAB adalah bahwa hal ini akan membantu mencegah kiper menghabiskan banyak waktu. Direncanakan bahwa aturan baru ini akan diterapkan untuk semua kompetisi resmi selama Piala Dunia Antarklub yang akan berlangsung di Amerika Serikat dari 14 Juni hingga 13 Juli 2025.
Sumber Kumparan





