Tangkap layar wakil Indonesia Team Liquid ID (TLID) berkompetisi dalam kejuaraan dunia Mobile Legends: Bang-Bang (MLBB) M6 World Championship. (ANTARA/youtube.com/MPL Indonesia)
Jakarta – Setelah mengalami kekalahan dari tim Filipina, Fnatic Onic, wakil Indonesia, Team Liquid ID (TLID) terpaksa turun ke lower bracket dalam kejuaraan dunia Mobile Legends: Bang-Bang (MLBB) M6 World Championship. Pertandingan yang berlangsung pada Rabu malam itu disiarkan langsung melalui akun YouTube MPL Indonesia, dan hasilnya sangat mengecewakan bagi TLID. Dengan skor akhir 1-3, TLID, yang merupakan juara MPL Indonesia Season 14, kehilangan kesempatan untuk bertanding di final upper bracket.
Fnatic Onic Filipina menunjukkan performa yang sangat dominan selama pertandingan best of five, membuat para pemain TLID kesulitan untuk menampilkan permainan terbaik mereka. Strategi dan koordinasi tim Fnatic Onic terbukti efektif, sehingga TLID tidak dapat berkutik dan terpaksa menerima kekalahan. Ini menjadi pelajaran berharga bagi TLID untuk memperbaiki diri sebelum melanjutkan perjuangan mereka di lower bracket.
Sementara itu, wakil Indonesia lainnya, RRQ Hoshi, juga harus mengakhiri perjalanan mereka di kejuaraan dunia ini. Keduanya, TLID dan RRQ Hoshi, kini harus berjuang keras untuk bangkit kembali dan menunjukkan kualitas permainan terbaik mereka di sisa kompetisi. Dengan harapan yang tersisa, TLID diharapkan dapat mengevaluasi kekalahan ini dan kembali tampil dengan strategi yang lebih baik di pertandingan mendatang.
Gim pertama pertandingan antara Team Liquid ID (TLID) dan Fnatic Onic Filipina berakhir dengan dominasi yang jelas dari tim Filipina, yang mencatatkan 10 point kill berbanding 0 untuk TLID pada menit ke-10. Keunggulan ini menciptakan tekanan besar bagi TLID, tetapi mereka tidak menyerah. Meskipun awal yang sulit, TLID menunjukkan semangat juang yang tinggi dan berusaha untuk bangkit kembali di gim kedua.
Memasuki gim kedua, TLID berhasil membalas dengan permainan agresif, menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-18. Widy dan kawan-kawan menunjukkan kemampuan mereka untuk beradaptasi dan mengambil inisiatif, yang membuat Fnatic Onic Filipina terkejut. Namun, momentum positif ini tidak bertahan lama, karena Fnatic Onic segera merespons dengan kekuatan penuh di gim ketiga, memastikan mereka meraih match point dan unggul 2-1.
Laju tak terbendung Fnatic Onic berlanjut di gim keempat, di mana mereka berhasil menutup pertandingan dengan kemenangan 3-1. Dengan hasil ini, Fnatic Onic mengamankan tempat mereka di final upper bracket M6 World Championship, menunjukkan performa yang sangat konsisten dan strategis. Kemenangan ini semakin menegaskan posisi mereka sebagai salah satu tim terkuat di turnamen ini.
Meskipun TLID tersingkir ke lower bracket, mereka masih memiliki peluang untuk melanjutkan perjalanan mereka menuju babak Grand Final M6. Kini, TLID harus bersiap menghadapi pemenang dari pertandingan antara tim Rusia, Team Spirit, dan tim Malaysia, Selangor Red Giants (SRG), yang sebelumnya mengalahkan RRQ Hoshi. Dengan semangat juang yang tinggi, TLID diharapkan dapat bangkit dan menunjukkan potensi terbaik mereka dalam pertandingan mendatang.
RRQ Hoshi harus mengakhiri perjalanan mereka di kejuaraan dunia Mobile Legends setelah mengalami kekalahan 3-1 dari Selangor Red Giants (SRG). Meskipun kalah di gim pertama, tim yang dipimpin oleh Skylar ini menunjukkan ketahanan yang luar biasa, mampu menahan SRG hingga menit ke-21 dengan selisih hanya satu point kill. Performa ini memberikan harapan bagi para penggemar bahwa RRQ Hoshi masih memiliki peluang untuk bangkit.
Di gim kedua, RRQ Hoshi berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1, menunjukkan semangat juang yang tinggi. Namun, nasib sial menyertai mereka di gim ketiga dan keempat, di mana mereka harus rela menyerahkan kemenangan kepada tim Malaysia tersebut. Kekalahan ini menandai akhir dari perjalanan RRQ Hoshi di M6 World Championship, meninggalkan mereka dengan rasa kecewa namun juga pelajaran berharga untuk masa depan.
Sementara RRQ Hoshi harus angkat kaki dari turnamen, Team Liquid ID (TLID) masih memiliki kesempatan untuk melanjutkan perjuangan mereka. TLID dijadwalkan untuk bertanding kembali pada Sabtu (14/12) dengan harapan meraih tempat di babak Grand Final M6 World Championship yang akan berlangsung pada Minggu (15/12). Para penggemar menantikan penampilan terbaik TLID dalam upaya mereka untuk membawa pulang gelar juara bagi Indonesia.
( Sumber : Antara News )





